Sleman Dapat Bantuan Bus Sekolah Baru, Dukung Pemerataan Akses Pendidikan Melalui Sekolah Rakyat

- Penulis

Kamis, 6 November 2025 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sleman terima bantuan bus sekolah dari Kemensos dan Kemenhub untuk Sekolah Rakyat 20 Bromilan, dorong akses pendidikan yang berkeadilan. foto: Humas Kab Sleman

i

Sleman terima bantuan bus sekolah dari Kemensos dan Kemenhub untuk Sekolah Rakyat 20 Bromilan, dorong akses pendidikan yang berkeadilan. foto: Humas Kab Sleman

Sleman, Infomataram.com — Pemerintah Kabupaten Sleman menerima satu unit bus sekolah baru untuk Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 20 Bromonilan, Kalurahan Purwomartani, Kapanewon Kalasan. Bantuan ini merupakan hasil kerja sama Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas Presiden RI dalam memperluas akses pendidikan di seluruh pelosok negeri.

Penyerahan bus dilakukan secara simbolis oleh Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi kepada Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa di halaman sekolah. Acara turut dihadiri Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Dalam sambutannya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut kolaborasi ini sebagai bentuk nyata transportasi berkeadilan sosial yang dapat mempercepat pengentasan kemiskinan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sinergi ini adalah jawaban dari tantangan besar bangsa kita, bagaimana memastikan setiap program pembangunan berjalan dalam satu arah untuk membebaskan masyarakat dari kemiskinan dan memperkuat kemandirian sosial,” ujarnya.

Gus Ipul juga menjelaskan, 166 unit Sekolah Rakyat telah beroperasi di seluruh Indonesia dengan 16.000 siswa terdaftar. Target pemerintah, jumlah tersebut akan meningkat menjadi 46.000 siswa tahun depan, dan lebih dari 200.000 siswa pada 2028.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa bantuan bus sekolah merupakan langkah nyata dalam mewujudkan keadilan sosial di bidang transportasi dan pendidikan.

“Tahun anggaran 2025, kami menyerahkan 25 unit bus sekolah rakyat dari Aceh sampai Papua. Dua di antaranya untuk DIY, yakni Sleman dan Bantul,” jelasnya.
Ia menambahkan, Kemenhub akan terus menambah jumlah bus seiring berkembangnya Sekolah Rakyat di berbagai daerah.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan di daerah.

“Bus ini diharapkan dapat menunjang aktivitas siswa, sehingga proses belajar mengajar berjalan lebih efektif dan efisien,” katanya.

Dengan hadirnya bus sekolah ini, akses transportasi pelajar di Sleman semakin mudah dan aman, terutama bagi siswa yang tinggal di wilayah pinggiran. Pemerintah daerah berharap fasilitas ini menjadi dorongan bagi semangat belajar generasi muda Sleman untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi masyarakat.

Follow WhatsApp Channel infomataram.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Jelaskan Alasan Status Peserta PBI JKN Bisa Berubah
Dinsos Sleman Berikan Kursi Roda untuk Lansia di Condongcatur, Bantu Tingkatkan Kemandirian
5 Tahun Nglarisi UMKM Jogja: Kolaborasi Kian Solid, Produk Lokal Kian Percaya Diri
DLH Sleman Hadirkan Rumpi ah, Tempat Pilah Botol Plastik Unik untuk Tekan Sampah di Ruang Publik
Sambut Ramadhan 1447 H, Masjid Nurul Ashri Gelar Tarhib “Slow Down Soul Up” Bersama Habib Ja’far Al Jufri
Dari Italia ke Pasar Klitikan Imogiri, Perjalanan Hidup Pak Suyatno Mantan Pemeriksa Kulit Internasional
Rayakan Valentine, Acara “Sayidan… I’m In Love” Digelar Gratis di Yogyakarta
“Unity To Glory, Madiun Unstoppable”, Cara MUF Madiun Perkuat Sinergi Karyawan Lewat Gathering di Jogja

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 06:03 WIB

BPJS Kesehatan Jelaskan Alasan Status Peserta PBI JKN Bisa Berubah

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:49 WIB

Dinsos Sleman Berikan Kursi Roda untuk Lansia di Condongcatur, Bantu Tingkatkan Kemandirian

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:41 WIB

5 Tahun Nglarisi UMKM Jogja: Kolaborasi Kian Solid, Produk Lokal Kian Percaya Diri

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:26 WIB

DLH Sleman Hadirkan Rumpi ah, Tempat Pilah Botol Plastik Unik untuk Tekan Sampah di Ruang Publik

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:16 WIB

Sambut Ramadhan 1447 H, Masjid Nurul Ashri Gelar Tarhib “Slow Down Soul Up” Bersama Habib Ja’far Al Jufri

Berita Terbaru

BPJS Kesehatan menjelaskan alasan status peserta PBI JKN bisa berubah menjadi tidak aktif. Simak penyebab penonaktifan dan kebijakan terbaru. foto: Dok Bantulkab.go.id

Berita Unggulan

BPJS Kesehatan Jelaskan Alasan Status Peserta PBI JKN Bisa Berubah

Jumat, 6 Mar 2026 - 06:03 WIB