Menjaga Martabat Ekonomi Warga, Kulon Progo Perkuat Usaha Mikro Lewat Bank Lokal

- Penulis

Minggu, 8 Februari 2026 - 03:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kulon Progo gandeng Bank Nusamba perkuat modal usaha mikro dan lindungi warga dari pinjol ilegal demi ekonomi rakyat yang bermartabat. foto: Dok Kulonprogokab.go.id

i

Kulon Progo gandeng Bank Nusamba perkuat modal usaha mikro dan lindungi warga dari pinjol ilegal demi ekonomi rakyat yang bermartabat. foto: Dok Kulonprogokab.go.id

Kulon Progo, Infomataram.com – Ancaman pinjaman online ilegal kian nyata di tengah kebutuhan ekonomi warga. Di Kulon Progo, upaya melindungi masyarakat kecil dilakukan dengan memperkuat akses modal yang sehat—mengembalikan peran bank lokal sebagai penopang martabat ekonomi rakyat.

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menegaskan komitmennya membentengi masyarakat dari jeratan pinjaman online ilegal dan praktik rentenir. Langkah itu ditempuh dengan memperkuat kolaborasi bersama perbankan lokal agar pelaku usaha mikro memiliki akses pembiayaan yang aman dan bertanggung jawab.

Komitmen tersebut mengemuka dalam acara Penarikan Undian Tabungan Harmoni ke-18 yang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-36 Bank Nusamba di Alun-alun Wates. Kehadiran bank milik daerah dinilai strategis untuk memutus ketergantungan warga pada pinjaman tidak resmi yang kerap menjerat dengan bunga mencekik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, menekankan bahwa perbankan seperti Bank Nusamba memiliki peran sosial yang melekat sejak awal pendiriannya. Ia mengingatkan agar bank lokal tetap setia pada mandat awal: hadir untuk kepentingan rakyat kecil.

Menurutnya, filosofi nama Nusamba—Nusantara Ampera Bakti—bukan sekadar identitas, melainkan pengingat bahwa lembaga keuangan harus mengemban amanat penderitaan rakyat. Di situlah bank formal dituntut masuk ke ruang-ruang yang selama ini diisi oleh rentenir dan pinjol ilegal.

Bupati menegaskan, keterbatasan akses modal tidak boleh lagi menjadi alasan masyarakat terjerumus ke praktik keuangan yang merugikan. Bank lokal diharapkan tampil sebagai solusi yang mudah dijangkau, manusiawi, dan berpihak pada keberlanjutan usaha mikro.

Sejalan dengan itu, Komisaris Utama Bank Nusamba Temon, Rohadi, mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap maraknya investasi bodong. Ia mengajak masyarakat bersikap rasional dalam mengelola keuangan keluarga dan tidak mudah tergiur janji keuntungan tinggi yang tak masuk akal.

Rohadi menegaskan, perjalanan Bank Nusamba sejak 1990 hingga memasuki usia 36 tahun menjadi bukti ketahanan lembaga keuangan yang mengedepankan keamanan dana nasabah. Jaminan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), menurutnya, merupakan perlindungan nyata yang tidak dimiliki oleh pinjol ilegal maupun investasi abal-abal.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pengundian hadiah utama berupa satu unit mobil Mitsubishi New Xpander. Hadiah tersebut diraih Zuhanah, nasabah PT BPR Nusamba Pecangaan, Jepara, Jawa Tengah, dengan penyerahan kunci dilakukan secara simbolis oleh Bupati Kulon Progo kepada pimpinan BPR Nusamba Pecangaan.

Lebih dari sekadar perayaan ulang tahun, momentum ini menegaskan arah kebijakan Kulon Progo: membangun ketahanan ekonomi warga melalui sistem keuangan yang adil, aman, dan berpihak pada usaha kecil sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

sumber: Kulonprogokab.go.id

Follow WhatsApp Channel infomataram.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Jelaskan Alasan Status Peserta PBI JKN Bisa Berubah
Dinsos Sleman Berikan Kursi Roda untuk Lansia di Condongcatur, Bantu Tingkatkan Kemandirian
5 Tahun Nglarisi UMKM Jogja: Kolaborasi Kian Solid, Produk Lokal Kian Percaya Diri
DLH Sleman Hadirkan Rumpi ah, Tempat Pilah Botol Plastik Unik untuk Tekan Sampah di Ruang Publik
Sambut Ramadhan 1447 H, Masjid Nurul Ashri Gelar Tarhib “Slow Down Soul Up” Bersama Habib Ja’far Al Jufri
Dari Italia ke Pasar Klitikan Imogiri, Perjalanan Hidup Pak Suyatno Mantan Pemeriksa Kulit Internasional
Rayakan Valentine, Acara “Sayidan… I’m In Love” Digelar Gratis di Yogyakarta
“Unity To Glory, Madiun Unstoppable”, Cara MUF Madiun Perkuat Sinergi Karyawan Lewat Gathering di Jogja

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 06:03 WIB

BPJS Kesehatan Jelaskan Alasan Status Peserta PBI JKN Bisa Berubah

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:49 WIB

Dinsos Sleman Berikan Kursi Roda untuk Lansia di Condongcatur, Bantu Tingkatkan Kemandirian

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:41 WIB

5 Tahun Nglarisi UMKM Jogja: Kolaborasi Kian Solid, Produk Lokal Kian Percaya Diri

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:26 WIB

DLH Sleman Hadirkan Rumpi ah, Tempat Pilah Botol Plastik Unik untuk Tekan Sampah di Ruang Publik

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:16 WIB

Sambut Ramadhan 1447 H, Masjid Nurul Ashri Gelar Tarhib “Slow Down Soul Up” Bersama Habib Ja’far Al Jufri

Berita Terbaru

BPJS Kesehatan menjelaskan alasan status peserta PBI JKN bisa berubah menjadi tidak aktif. Simak penyebab penonaktifan dan kebijakan terbaru. foto: Dok Bantulkab.go.id

Berita Unggulan

BPJS Kesehatan Jelaskan Alasan Status Peserta PBI JKN Bisa Berubah

Jumat, 6 Mar 2026 - 06:03 WIB