DLH Sleman Hadirkan Rumpi ah, Tempat Pilah Botol Plastik Unik untuk Tekan Sampah di Ruang Publik

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DLH Sleman luncurkan Rumpi ah, tempat pilah botol plastik di ruang publik untuk kurangi sampah plastik dan tingkatkan kesadaran lingkungan. foto: Istimewa

i

DLH Sleman luncurkan Rumpi ah, tempat pilah botol plastik di ruang publik untuk kurangi sampah plastik dan tingkatkan kesadaran lingkungan. foto: Istimewa

Sleman, Infomataram.com – Upaya mengurangi sampah plastik terus digencarkan di Sleman. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat menghadirkan inovasi bernama Rumah Pilah Sampah atau Rumpi ah, fasilitas khusus untuk mengumpulkan dan memilah botol plastik di ruang publik.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman mengembangkan Rumah Pilah Sampah (Rumpi ah) sebagai langkah konkret menekan timbulan sampah botol plastik sekali pakai yang sulit terurai.

Rumpi ah dirancang berbeda dari tempat sampah biasa. Bentuknya menyerupai kandang burung dan dilengkapi enam kompartemen khusus untuk memisahkan botol bening, botol berwarna, label, tutup botol, gelas bening, serta gelas berwarna. Konsep ini memungkinkan sampah dipilah sejak awal agar tetap memiliki nilai daur ulang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satu unit Rumpi ah telah ditempatkan di halaman Kantor Kapanewon Depok, Sleman, sebagai proyek percontohan di ruang publik. Lokasi tersebut dipilih agar masyarakat dapat langsung melihat dan mempraktikkan cara memilah sampah botol plastik dengan benar.

Panewu Depok, Djoko Muljanto, mengatakan inovasi ini bukan sekadar fasilitas teknis, tetapi juga sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat.

“Rumpi ah dirancang khusus untuk mengumpulkan sekaligus memilah sampah botol plastik agar dapat diolah kembali menjadi bahan daur ulang yang lebih berguna. Pada saat yang sama, tempat ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi dan peningkatan kesadaran lingkungan bagi masyarakat,” kata Djoko, Rabu (11/2/2026).

Menurutnya, pemilahan sejak dari sumber menjadi kunci penting dalam pengelolaan sampah plastik. Jika tidak dipisahkan, sampah mudah tercampur dan kehilangan nilai guna.

Ia berharap keberadaan Rumpi ah bisa mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah. Dengan memilah sejak awal, botol plastik berpotensi diolah kembali menjadi produk yang lebih bermanfaat.

Djoko menilai desain Rumpi ah yang komunikatif memudahkan pesan pemilahan diterima secara praktis oleh warga. Kehadirannya di ruang publik juga menjadi contoh nyata bahwa pengelolaan sampah dapat dimulai dari langkah sederhana.

DLH Sleman berencana memperluas penempatan Rumpi ah di titik-titik strategis lainnya sebagai bagian dari upaya berkelanjutan mengurangi sampah plastik di wilayah tersebut.

sumber: infopublik.id

Follow WhatsApp Channel infomataram.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Jelaskan Alasan Status Peserta PBI JKN Bisa Berubah
Dinsos Sleman Berikan Kursi Roda untuk Lansia di Condongcatur, Bantu Tingkatkan Kemandirian
5 Tahun Nglarisi UMKM Jogja: Kolaborasi Kian Solid, Produk Lokal Kian Percaya Diri
Sambut Ramadhan 1447 H, Masjid Nurul Ashri Gelar Tarhib “Slow Down Soul Up” Bersama Habib Ja’far Al Jufri
Dari Italia ke Pasar Klitikan Imogiri, Perjalanan Hidup Pak Suyatno Mantan Pemeriksa Kulit Internasional
Rayakan Valentine, Acara “Sayidan… I’m In Love” Digelar Gratis di Yogyakarta
“Unity To Glory, Madiun Unstoppable”, Cara MUF Madiun Perkuat Sinergi Karyawan Lewat Gathering di Jogja
Panatacara Sleman Ditekankan Pegang Prinsip “Leres, Laras, Laris” di Tengah Perubahan Zaman

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 06:03 WIB

BPJS Kesehatan Jelaskan Alasan Status Peserta PBI JKN Bisa Berubah

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:49 WIB

Dinsos Sleman Berikan Kursi Roda untuk Lansia di Condongcatur, Bantu Tingkatkan Kemandirian

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:41 WIB

5 Tahun Nglarisi UMKM Jogja: Kolaborasi Kian Solid, Produk Lokal Kian Percaya Diri

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:26 WIB

DLH Sleman Hadirkan Rumpi ah, Tempat Pilah Botol Plastik Unik untuk Tekan Sampah di Ruang Publik

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:16 WIB

Sambut Ramadhan 1447 H, Masjid Nurul Ashri Gelar Tarhib “Slow Down Soul Up” Bersama Habib Ja’far Al Jufri

Berita Terbaru

BPJS Kesehatan menjelaskan alasan status peserta PBI JKN bisa berubah menjadi tidak aktif. Simak penyebab penonaktifan dan kebijakan terbaru. foto: Dok Bantulkab.go.id

Berita Unggulan

BPJS Kesehatan Jelaskan Alasan Status Peserta PBI JKN Bisa Berubah

Jumat, 6 Mar 2026 - 06:03 WIB